Upaya Pelestarian Elang Jawa ( Nisaetus bartelsi )

Tema 9

Subtema 1 Pembelajaran 6

Elang Jawa adalah salah satu spesies elang berukuran sedang yang endemik di Pulau Jawa . Satwa ini dianggap identik dengan lambang negara Republik Indonesia, yaitu Garuda. Sejak 1992, burung ini ditetapkan sebagai maskot satwa langka di Indonesia

Hasil gambar untuk elang jawa                                           Sumber Gambar :  Elang Jawa blogs.uajy.ac.id

Habitat Elang Jawa adalah hutan primer yang luas. Pembalakan liar dan koversi hutan menjadi lahan pertanian telah menyusutkan luas hutan primer di Jawa. Selain itu, Elang Jawa juga terus diburu orang untuk diperjualbelikan di pasar gelap sebagai satwa peliharaan. Karena kelangkaanya, memelihara burung ini seolah menjadi kebanggan tersendiri sehingga harga jualnya meningkat. Hal tersebut menyebabkan populasi Elang Jawa menjadi sangat terancam.

Keberadaan Elang Jawa saat ini adalah nyaris punah oleh karena itu Pemerintah menetapkan dalam Undang-Undang sebagai hewan yang dilindungi. Pemerintah juga menyatakan dalam UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, yang secara jelas dan nyata bahwa menangkap, melukai, membunuh menyimpan, memiliki dan memperdagangkan hewan yang dilindungi baik hidup, mati maupun bagian-bagian tubuhnya dinyatakan dilarang dan diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda maksimal 100 juta rupiah.

Upaya pelestarian elang Jawa terus digalakkan untuk menjaga kelestariannya. Salah satu cara pelestarian adalah dengan menjaga habitat Elang Jawa. Masyarakat yang tinggal di sekitar hutan Primer dan hutan Sekunder diberi pengarahan dan pengetahuan pentingnya keberadaan Elang Jawa bagi keseimbangan lingkungan. Diharapkan masyarakat aktif dalam menyelamatkan Elang Jawa dan habitatnya. Sehingga Elang Jawa tidak ikut punah seperti Harimau Jawa dan Harimau Bali.

Upaya minimal adalah dengan melapor kepada Pihak Kehutanan, atau Kepala Desa setempat apabila terjadi pengrusakan hutan , penangkapan, pemeliharan naupun perdagangan Elang Jawa akan lestari, sehingga pesona Elang Jawa tidak hilang ditelan masz

Sumber Referensi : Buku Paket Tema 9 Kelas IV

 

 

 

 

 

Hemat BBM

Tema 9

Subtema 3 Pembelajaran 1

BBM merupakan singkatan dari bahan bakar minyak. BBM dihasilkan dari pengolahan minyak bumi. Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Jumlah minyak bumi terbatas tetapi kebutuhan manusia akan bbm semakin meningkat. Oleh karena itu manusia perlu menghemat pemakaian bbm.

Bagaimanakah cara menghemat bbm? Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan agar pemakaian bbm berkurang

1. Naik Sepeda atau Lebih Banyak Berjalan

download (3).jpg

Berusaha bersepeda atau berjalan ke tujuan dapat mengurangi penggunaan bbm. Dengan bersepeda dan berjalan maka penggunaan kendaraan bermotor menjadi berkurang dari pemakaian bbm pun menjadi berkurang. Selain itu bersepeda dan berjalan kaki juga bermanfaat menyehatkan tubuh

2. Menggunakan Alat Transportasi Umum

Memiliki transportasi umum dari pada menggunakan mobil pribadi dapat mengurangi pemakaian bbm. Meskipun transportasi umum masih menggunakan bahan bakar fosil, tetapi transportasi umum dapat menhantarkan lebih banyak orang sekali jalan ke tempat tujuan.

3. Menghindari Lalu Lintas dan Kemacetan

download (4).jpg

Kemacetan menyebabkan mobil menghabiskan bahan bakar lebih banyak meskipun mobil tidak berjalan. Hal tersebut karena mesin mobil tetap menyala ketika jalan macet dan mobil hanya dapat berjalan pelan-pelan. Kemacetan juga meningkatkan pencemaran udara.

4. Menggunakan Mobil Listrik atau Mobil Berbahan Bakar Non BBM

Mobil listrik menggunakan energi listrik agar dapat berjalan, sedangkan mobil nonbbm menggunakan bahan bakar gas atau bahan bakar bioetanol dari tumbuhan. Mobil ini belum banyak teredia di masyarakat dan perlu pengembangan teknologi agar dapat digunakan masyarakat.

5. Menggunakan Kendaraan Bermotor yang Hemat Bahan Bakar

 

 

Sumber Referesi : Buku Paket Tema 9 Kelas IV

Sumber Gambar : https://seputarduniaanak.net/gambar-anak-sekolah/gambar-anak-sekolah-bersepeda/

https://tirto.id/sepeda-motor-sebab-atau-solusi-kemacetan-bDT4